Jumat, 07 Oktober 2011

Fenomena langit terbelah di Yogyakarta - Penjelasan

Pada tanggal 11 Juni 2010, sekitar pukul 17.30, sebuah fenomena menarik terjadi di langit Yogyakarta. Sebuah cahaya panjang terlihat membentang seperti membelah langit. Apakah ada penjelasan sains dari fenomena semacam ini?

Walaupun sedikit terlambat saya tetap ingin memposting sedikit penjelasan tentang fenomena tersebut.
Dan postingan kali ini khusus saya persembahkan buat salah satu teman baik saya yang penasaran tentang fenomena tersebut. Baiklah tidak usah panjang lebar kita mulai pembahasannya.

Foto - foto ini diambil dari wilayah Kalasan, Yogyakarta pada tanggal 11 Juni 2010 sekitar pukul 17.30.
Sebagian orang mungkin beranggapan kalau foto di atas adalah hasil Photoshop. Namun, ternyata tidak. Walaupun terlihat sangat spektakuler, fenomena di atas adalah sebuah fenomena yang sudah dikenal di dunia sains dan bahkan memiliki penjelasan yang cukup sederhana.

Fenomena itu disebut Anticrepuscular Rays.

Ini penjelasan singkat mengenainya.

Untuk memahami soal Anticrepuscular Rays, terlebih dahulu kita harus memahami soal saudaranya yang bernama Crepuscular Ray.

Crepuscular Ray adalah suatu fenomena alam ketika cahaya matahari terlihat beradiasi dari satu titik tertentu. Radiasi cahaya ini bisa terjadi karena cahaya matahari masuk melewati celah-celah di antara awan atau objek lain dan biasanya terlihat menjelang matahari terbit atau tenggelam.

Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan Sun Rays atau Gods Rays.

Ini contohnya:

Nah, kalian pasti sudah sering melihat fenomena seperti foto di atas.

Sekarang mengenai Anticrepuscular Ray.

Seperti Crepuscular ray, Anticrepuscular Ray adalah berkas sinar yang mirip dengan Crepuscular, namun terlihat berada di tempat yang berlawanan dari matahari.

Cahaya ini terjadi ketika Crepuscular Ray yang muncul dari matahari terbit atau tenggelam terlihat mengalami Konvergensi ulang di Titik Antisolar (Titik langit yang berlawanan dengan arah matahari).

Jika kalian bingung dengan definisi di atas, ingat saja ini: fenomena di atas juga terjadi karena sinar matahari terhalang oleh awan atau objek lainnya seperti crepuscular ray, namun ia terlihat di arah yang berlawanan dengan matahari. Sama seperti Crepuscular, fenomena ini juga sering terlihat ketika matahari terbit atau tenggelam.

Ini konsisten dengan fenomena Yogyakarta yang terlihat pada pukul 17:30.

Ini contoh-contoh lain fenomena serupa di berbagai belahan dunia.
 

Lokasi tidak diketahui

Nebraska, 26 Juni 2008
 Florida, 27 February 2002
Anticrepuscular Ray di Arizona
South Dakota, 2007 

Thailand, Februari 2007

Kalau 2 foto dibawah saya ambil sendiri dengan camera HP Nokia 5630 XpressMusic di desa Sekecer Surokonto Wetan, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Tanggal 18 Juni 2011 lalu pada pukul 05:12 p.m.



Walaupun ada penjelasan tentang fenomena ini, namun tidak bisa dipungkiri anticrepuscular rey adalah fenomena yang menakjubkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar